Welcome To Join Us

Selamat datang di blog kami, Pelangi Indonesia.
Blog kami bukan hanya memberikan informasi tentang keindahan panorama alam saja, namun juga dilengkapi serba-serbi informasi layaknya warna pelangi.
Tampilkan postingan dengan label Wisata Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Alam. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Agustus 2015

Gili Trawangan


Gili Trawangan, kali pertama aku menapakkan kaki ku di pulau ini. Gambaranku melihat suasananya mirip seperti Pulau Hawaii yang kutafsirkan dalam film-film. Bagiku Gili Trawangan adalah Hawaii-nya Indonesia. 
      Pesona alam pesisir di Gili Trawangan menjadi daya tarik pengunjung yang kebanyakkan dari luar Indonesia. Dengan bikini-bikini pantai, pemandangan ini menjadi bebas terlihat di sepanjang pesisir.
       Gili Trawangan adalah yang terbesar dari ketiga pulau kecil atau gili yang terdapat di sebelah barat laut Lombok. Trawangan juga satu-satunya gili yang ketinggiannya di atas permukaan laut cukup signifikan. Dengan panjang 3 km dan lebar 2 km, Trawangan berpopulasi sekitar 800 jiwa. Di antara ketiga gili tersebut, Trawangan memiliki fasilitas untuk wisatawan yang paling beragam; kedai "Tîr na Nôg" mengklaim bahwa Trawangan adalah pulau terkecil di dunia yang ada bar Irlandia-nya. Bagian paling padat penduduk adalah sebelah timur pulau ini. Bagiku, Gili Trawangan itu bagaikan Hawaiinya Indonesia.

Senin, 27 Juli 2015

Batu Secret Zoo


     Batu Secret Zoo merupakan tempat wisata dan kebun binatang modern yang berlokasi di Kota Batu, Jawa Timur. Batu Secret Zoo yang berada di tanah seluas 14 hektar tersebut adalah bagian dari Jatim Park 2, selain Pohon Inn dan Museum Satwa. Batu Secret Zoo memiliki beberapa koleksi hewan dari beberapa habitat yang berbeda, namun sebagian besar berasal dari Asia dan Afrika. Binatang-binatang itu diantaranya adalah Singa Putih, Kijang Afrika, Burung Macau hingga berbagai reptil.
   
     Kebun Binatang Batu pertama kali dibuka pada tahun 2010. Diresmikan oleh Presiden Indonesia, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono. 
     Batu Secret Zoo memiliki berbagai jenis dari seluruh belahan dunia seperti Singa dari Afrika, Gajah dari Sumatera, dan lain sebagainya. Juga terdapat Giant Wheel, Log Wheel, Log Flume, Kidz Zone, River Adventure, dan lain-lain sebagai fasilitas dan tempat bermain untuk pengunjung.
    Menurutku, tempat ini sangat cocok untuk dikunjungi bersama keluarga, khususnya bagi keluarga kecil yang sudah memiliki anak usia antara 2 sampai dengan 10 tahun. Tempat ini cocok bagi mereka yang ingin mendidik, liburan, dan bermain bagi anaknya. 


Rabu, 22 Juli 2015

Dataran Tinggi Dieng


Gang Trip ini kali, tujuannya adalah Dataran Tinggi Dieng. Nama Dieng berasal dari bahasa Sansekerta yaitu "di" yang berarti tempat, dan "hyang" yang berarti dewa pencipta. Secara keseluruhan Dieng dapat diartikan sebagai tempat bersemayamnya para dewa. Sementara para penduduk sekitar sering mengartikan bahwa Dieng berasal dari kata "edi" yang berarti cantik dalam bahasa Jawa, dan "aeng" yang berarti aneh. Dengan kata lain Dieng adalah sebuah tempat yang cantik namun memiliki banyak keanehan.

Selasa, 09 Juni 2015

Situs Megalit Gunung Padang, Cianjur



     Situs megalit Gunung Padang, begitu sekarang khalayak mengenalnya. Perjalananku ke sana, sebenarnya tak terencana oleh diriku sendiri, hingga akhirnya aku berjodoh datang ke tempat itu dan menuliskannya ke dalam postingan ini kali. Berawal dari rasa ingin bersilaturrahim ke rumah seorang teman di Cianjur dan memancing di salah satu tempat budidaya ikan milik mertuanya. Kami para tamu yang kebanyakan baru juga mengenal satu dengan yang lain. Mengkerabatkan diri dalam suatu perjalanan dekat menuju Cianjur.
     Perkenalan, bincang-bincang, pengakraban diri dan akhirnya menuju ke pembahasan tentang tempat-tempat apa yang bisa dikunjungi untuk liburan akhir pekan di kawasan Cianjur? Sebelum ke Cianjur, itulah aktifitas kami. Sejam hingga dua jam menunggu teman-teman berkumpul di Cileungsi-Bogor, tempat seorang teman yang kami sepakati untuk berkumpul dan melakukan start perjalanan bersama menuju Cianjur. Menunggu satu per satu teman pulang lembur hingga ambil cuti kerja yang ingin mengisi liburan di akhir pekan ini kali.
    Perjalanan ke lokasi situs megalit Gunung Padang, yang tepatnya berada di perbatasan Dusun Gunung Padang dan Panggulan, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur. Menurut papan petunjuk di jalan masuk dari jalur negara/utama Cianjur - Sukabumi, berjarak 20 km yang mengarah ke lokasi. Dari Cianjur hingga 6 km pertama, bisa menggunakan angkutan umum (angkot/koasi) yang ada sebagai akses transportasi warga dari pemerintah. Selanjutnya kita bisa berganti moda menggunakan ojek motor. Namun jika ada yang menggunakan kendaraan pribadi (mobil maupun motor), itu bisa langsung berujung pada parkiran lokasi. Akses jalan menuju lokasi kini (Minggu, 10 Juni 2012) cukup baik walaupun ada beberapa titik yang mengindikasikan jalan beraspal rusak. Sebelum sampai ke lokasi kita akan disuguhi oleh pemandangan bukit khas puncak ataupun dattaran tinggi lainnya, tak kalah juga pemandangan perkebunan tehnya. Hingga selepas kurang lebih 2 km menuju lokasi, jalan memang masih beralaskan batu-batu kasar yang belum sempat beraspal.


Kamis, 04 Juni 2015

Negeri Di Atas Awan


Negeri di atas awan, begitulah sebutannya. Gunung Bromo, merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif. Bromo mempunyai ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut, dan itu berada dalam empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang. Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi. Jika subuh dan di sekitar pagi hari, kita akan menemui sunrise yang indah. Kemudian kita akan disuguhkan dengan hamparan kabut di ngarai lautan pasir kawasan Bromo. Karena hal inilah maka panorama alam Bromo sering disebut sebagai negeri di atas awan.




Selasa, 02 Juni 2015

Keluyuran Ke Gunung Batu, Jonggol



Puncak Gunung Batu
Nama Gunung Batu, Jonggol, kian akrab bagi mereka yang dahaga mencari alternatif wisata alam mengisi waktu hanya sehari di tengah-tengah kesibukan beraktifitas kesehari-harian. Nama itu kian sering kudengar berulang-ulang kali sebelum aku bisa menapakkan sepasang kakiku dipucuknya memegang tiang bambu bendera merah putih yang sesekali berkibar dihembus angin gunung, sambil di foto, narsis, cheerss.. Ceklik.. Kusematkan senyum termanisku.. ^^

Mulai dari teman SMA yang mengajar di Sukamakmur (daerah sekitar Gunung Batu, Jonggol) yang sempat menawarkan untuk main-main ke sana, dan seorang teman yang tinggal di Leuwijati (jalur jalan menuju Gunung Batu melalui Desa Dayeuh), sampai teman-teman ngetrip dari Jakarta yang mengajakku ikut event di akhir Maret 2015.
Karena merasa dapat kujangkau sewaktu-waktu dengan biaya lebih hemat ketimbang ikut event orang dari ibukota. Maka kuputuskan ini kali untuk tidak ikut event itu bersama teman-teman dari Jakarta. Maklum, bawaan filosofi ekonomi, hemat. ^^
Ya, kenapa aku bilang bisa lebih hemat dan sewaktu-waktu? Ini jawabannya. Pertama, karena domisiliku di Bantar Gebang (pinggiran Bekasi) dekat ke Cileungsi (pinggiran Bogor) sebelum ke Jonggol. Kedua, Jonggol adalah salah satu tempat alternatifku keluyuran dengan bersepeda motor. Ketiga, aku punya beberapa teman yang berdomisili di sekitar Jonggol. Jadi kemungkinan untuk menapaki tanah Jonggol bisa tidak terduga. Seperti Ahad, 15 Maret 2015, yang akhirnya tak terduga membawaku berjodoh juga ke Gunung Batu, Jonggol.
Begini ceritanya. Sudah ku katakan sebelumnya bahwa aku memiliki teman di Leuwijati (daerah yang jalannya pasti akan dilewati bila ingin ke Gunung Batu melalui Desa Dayeuh, Jonggol). Sebut saja dia Mario, karena namanya memang Mario. Pemuda ganteng (kata emaknya) ini adalah seorang Juventini. Tidak ada hubungannya sih memang, hanya ingin mempromosikan teman saja. Karena dia masih single dan emaknya juga sudah tidak sabar ingin menimang cucu darinya. Bila ada kawan-kawan akhwat yang berminat, bisa hubungi aku di komen.. Nanti ta sampaikan.. Ck.. Siapa tahu kalian berjodoh.. Weka weka weka weka weka..  ^^

Minggu, 24 Mei 2015

Kepulauan Seribu - Pulau Tidung




Jembatan Cinta Pulau Tidung
     Pulau Tidung merupakan salah satu kelurahan di kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta, Indonesia. Menurut obrolan siangku dengan salah satu warga asli Tidung, jumlah penduduk Tidung kini (24 Maret 2012) kira-kira didiami oleh 8.000 kepala keluarga.
     Masih menurut salah satu keturunan warga asli Tidung tersebut, dahulu Tidung adalah nama sebuah suku. Iya, suku Tidung, yang kini tenggelam nama suku tersebut dibayang-bayang telah menyatu dijadikan nama sebuah pulau, yaitu Pulau Tidung.
     Perjalananku ke Tidung, kulalui bersama teman-temanku. Bahkan sebagian besar aku baru mengenalnya di perjalananku ini kali. Dari sinilah awal aku punya teman-teman ngetrip yang rutin hampir setiap tahun sekali plesiran bersama, dan kami menamakannya The Jail Escape. Sesuai namanya, kami ibaratkan kami akan melarikan diri dari kepenatan rutinitas kerja dan menghirup udara kebebasan. Paling tidak kami akan melarikan diri setahun sekali, dari Tidung inilah awal perjalanan kebersamaan kami.  
        

Sabtu, 24 Januari 2015

Gunung Papandayan



Gunung Papandayan adalah gunung api yang terletak di Kabupaten Garut, Jawa Barat tepatnya di Kecamatan Cisurupan. Gunung dengan ketinggian 2665 meter di atas permukaan laut itu terletak sekitar 70 km sebelah tenggara Kota Bandung.
    Perjalananku ke Gunung Papandayan ini bermula dari rasa penasaran ketika seorang teman bersama rekan-rekannya berkunjung ke sana beberapa waktu sebelumnya. Mereka sempat dinyatakan hilang, padahal mereka tidak merasa hilang. Mereka hanya tidak kembali pada waktu yang ditentukan saat berkunjung. Alhasil, Wanadri, tim SAR, & Ranger Papandayan turut mencari mereka. Bahkan PMI dan wartawan lokal sempat datang meliput mencari berita tentang mereka.
     Cuaca yang sedang hujan, dan tanpa tenda serta jas hujan, perkiraan mereka meleset untuk kembali turun. Karena tanpa perlengkapan lengkap tersebutlah mereka berteduh bergerombol. Hal inilah yang memperlambat mereka kembali turun, dan membuat khawatir banyak pihak. Alhamdulillah setelah djemput mereka baik-baik saja, mereka sedang berteduh menahan dingin bergerombol.
    

Jumat, 26 Desember 2014

Taman Nasional Gunung Rinjani


     Safarku ke Gunung Rinjani awalnya berasal dari sebuah brosur yang mengiklankan event ke Gunung tersebut. Rencana awal, aku dan dua temanku niat mengikuti event jelajah ke Rinjani tersebut. namun ketika sudah mendaftar, kedua temanku tak jadi ikut karena suatu urusan yang tidak dapat ditinggalkan. Akhirnya karena sudah kuniatkan, aku berangkat sendiri tergabung dengan mereka orang-orang yang belum ku kenal sebelumnya.
       Rundown acaranya, 10 hari waktu yang akan kami jalani selama pulang pergi ke Rinjani melalui perjalanan darat.
     

Senin, 08 Oktober 2012

Baduy


Orang Kanekes atau orang Baduy/Badui adalah suatu kelompok masyarakat adat Sunda di wilayah Kabupaten Lebak, Banten. Populasi mereka sekitar 5.000 hingga 8.000 orang, dan mereka merupakan salah satu suku yang menerapkan isolasi dari dunia luar. Selain itu mereka juga memiliki keyakinan tabu untuk difoto.

Sebutan "Baduy" merupakan sebutan yang diberikan oleh penduduk luar kepada kelompok masyarakat tersebut, berawal dari sebutan para peneliti Belanda yang agaknya mempersamakan mereka dengan kelompok Arab Badawi yang merupakan masyarakat yang berpindah-pindah (nomaden). Kemungkinan lain adalah karena adanya Sungai Baduy dan Gunung Baduy yang ada di bagian utara dari wilayah tersebut. Mereka sendiri lebih suka menyebut diri sebagai urang Kanekes atau "orang Kanekes" sesuai dengan nama wilayah mereka, atau sebutan yang mengacu kepada nama kampung mereka seperti Urang Cibeo (Garna, 1993).

Jumat, 11 Mei 2012

Gua Pindul




Sebuah gua adalah sebuah lubang alami di tanah yang cukup besar dan dalam. Beberapa ilmuwan menjelaskan bahwa dia harus cukup besar sehingga beberapa bagian di dalamnya tidak menerima cahaya matahari; namun dalam penggunaan umumnya pengertiannya cukup luas, termasuk perlindungan batu, gua laut. Kata "gua" berasal dari bahasa Sanskerta guha.

Postingan ini kali tentang gua, kita akan mengulas sedikit tentang Gua Pindul. Jika dari Yogyakarta ---> naik menuju Wonosari, setelah sampai di gapura kota Wonosari masih lurus sekitar 1 KM nanti ada bunderan Siyono, ambil kekiri lurus, perempatan pertama lampu merah masih lurus, selanjutnya ada perempatan biasa ambil ke kiri, ikuti arah penunjuk jalan. Alamat Sekretariat Desa Wisata Bejiharjo, Gelaran 1 Bejiharjo Karangmojo GK.


Selasa, 27 Maret 2012

Museum Kereta Api Ambarawa

Lokomotif Ambarawa

    Museum Kereta Api Ambarawa adalah sebuah stasiun kereta api yang sekarang dialihfungsikan menjadi sebuah museum di Ambarawa, Jawa Tengah, yang memiliki kelengkapan kereta api yang pernah berjaya pada zamannya. Salah satu kereta api uap dengan lokomotif nomor B 2502 dan B 2503 buatan Maschinenfabriek Esslingen sampai sekarang masih dapat menjalankan aktivitas sebagai kereta api wisata. 
      Indonesia mesti berbangga karena masih memiliki lokomotif jenis ini. Karena lokomotif atau kereta api uap bergerigi ini sangat unik dan merupakan salah satu dari tiga yang masih tersisa di dunia. Dua di antaranya ada di Swiss dan India. Selain koleksi-koleksi unik tadi, masih dapat disaksikan berbagai macam jenis lokomotif uap dari seri B, C, D hingga jenis CC yang paling besar (CC 5029, Schweizerische Lokomotiv und Maschinenfabrik) di halaman museum.

Kamis, 01 Maret 2012

Taman Indonesia Yang Ada Di Belgia

The Kingdom of Ganesha, Taman Indonesia yang ada di Belgia

    Nama Indonesia makin dikenal di Belgia. Itu setelah pemerintah Belgia membangun sebuah taman Indonesia seluas 5 hektar yang diberi nama The Kingdom of Ganesha. Pembangunan taman itu merupakan sebuah penghargaan dan kehormatan bagi bangsa Indonesia.
    Taman berlokasi di Parc Paradisio, Brugelette, Belgia, itu telah dibuka dan diresmikan pada 20 Mei 2009 oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI Jero Wacik, didampingi Dubes RI Nadjib Riphat Kesoema, Dirjen Pemasaran Pariwisata Sapta Nirwandar dan Staf Ahli Khusus Menbudpar Harbunangin. Dari pihak Belgia antara lain Menteri Ekonomi, Tenaga Kerja dan Warisan Budaya Wilayah Walonia, Jean Claude Marcourt dan CEO Parc Paradisio, Eric Domb. Upacara pembukaan diwarnai upacara bernuansa Bali dengan penyucian Pura Agung Shanti Buwana, disaksikan sekitar 800 undangan yang memadati pelataran
    Taman Indonesia pertama di Eropa ini.“Taman Indonesia di Belgia ini tidak hanya pintu dan jendela untuk mengenal Indonesia, tapi juga sebuah penghargaan dan kehormatan bagi bangsa Indonesia di Eropa,” Menbudpar Jero Wacik dalam sambutannya.