Welcome To Join Us

Selamat datang di blog kami, Pelangi Indonesia.
Blog kami bukan hanya memberikan informasi tentang keindahan panorama alam saja, namun juga dilengkapi serba-serbi informasi layaknya warna pelangi.

Minggu, 17 Agustus 2014

Lagu Indonesia Sepanjang Masa ( i ): W.R. Supratman - Indonesia Raya


Wage Rudolf Supratman
Mengapa lagu ini kusebut sebagai lagu Indonesia sepanjang masa? Tentu kalian paham dengan jawabannya. Pertanyaan itu seakan menjadi pertanyaan formalitas belaka, namun bisa jadi pertanyaan itu adalah sebagai pengingat arti di balik lagu tersebut. Kita semua sebagai rakyat Indonesia tentu paham akan jawabannya. 
Lagu ini bukan sekedar hidup, semuanya. Mulai dari lirik, alunan setiap nadanya, menjiwa mengakar menjadi satu. Lagu ini adalah masterpiece bagi bangsa Indonesia. Lagu ini adalah nyanyian bersama oleh dan bagi bangsa Indonesia. Lagu ini adalah paduan suara yang serempak mengalun indah di seantero nusantara. Lagu ini adalah kobaran semangat perjuangan bangsa Indonesia dalam memerdekakan tanah air. Karena lagu Indonesia Raya adalah lagu kebangsaan negara kita tercinta, Indonesia.
Semenjak dibuat lirik dan musiknya pada tahun 1924, butuh lebih kurang 21 tahun untuk lagu ini menjadi lagu yang dikumandangkan saat Indonesia memproklamirkan diri pada 17 Agustus 1945 sebagai sebuah negara.  

Sabtu, 08 Februari 2014

Bakso


Bakso yang disajikan dengan bihun dan pangsit goreng.
     Bakso atau baso adalah jenis bola daging yang paling lazim dalam masakan Indonesia. Bakso umumnya dibuat dari campuran daging sapi giling dan tepung tapioka, akan tetapi ada juga baso yang terbuat dari daging ayam, ikan, atau udang. Dalam penyajiannya, bakso umumnya disajikan panas-panas dengan kuah kaldu sapi bening, dicampur mi, bihun, taoge, tahu, terkadang telur, ditaburi bawang goreng dan seledri. Bakso sangat populer dan dapat ditemukan di seluruh Indonesia; dari gerobak pedagang kaki lima hingga restoran besar. Berbagai jenis bakso sekarang banyak di tawarkan dalam bentuk makanan beku yang dijual di pasar swalayan dan mall-mall. Irisan bakso dapat juga dijadikan pelengkap jenis makanan lain seperti mi goreng, nasi goreng, atau cap cai.

Sabtu, 14 Desember 2013

Kluwek


     Kepayang, kluwek, keluwek, keluak, atau kluak (Pangium edule Reinw. ex Blume; suku Achariaceae, dulu dimasukkan dalam Flacourtiaceae) adalah tumbuhan berbentuk pohon yang tumbuh liar atau setengah liar. Orang Sunda menyebutnya picung atau pucung (begitu pula sebagian orang Jawa Tengah) dan di Toraja disebut pamarrasan.
     Biji keluwek dipakai sebagai bumbu dapur masakan Indonesia yang memberi warna hitam pada rawon, daging bumbu kluwek, brongkos, serta sup konro. Bijinya, yang memiliki salut biji yang bisa dimakan, bila mentah sangat beracun karena mengandung asam sianida dalam konsentrasi tinggi. Bila dimakan dalam jumlah tertentu menyebabkan pusing (mabuk).
   

Sabtu, 06 Juli 2013

Nabi Muhammad Shallalahu alihi wa sallam

30 Menit Bersama Nabi Shallalahu alihi wa sallam

 

     Sungguh pena akan bengkok, suara akan habis, ucapan akan terputus ketika tema pembicaraan adalah Rasulullah, kisah hidup Rasulullah, pribadi Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Karena  terlalu banyak kemuliaan yang harus dibahas, karena tak terhitung keteladanan yang bisa ditiru. Meski tidak secara keseluruhan, setidaknya dari sisi terkecil sekalipun kita harus memulai keteladanan kita kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
     Rasulullah adalah orang yang paling rendah diri (tawadhu’) di hadapan Allah subhanahu wata’ala. Karena Beliau yang paling mengetahui seberapa besar keagungan Allah.

     

Sabtu, 15 Juni 2013

Jakarta Fair


Logo PRJ
     Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau Jakarta Fair adalah pameran tahunan terbesar di Indonesia. Walaupun dinamai "pekan", biasanya berlangsung selama satu bulan penuh dari pertengahan Juni sampai pertengahan Juli untuk memperingati hari jadi kota Jakarta.
     PRJ pertama diadakan pada tahun 1968. Sampai saat ini setiap tahun penyelenggaraannya tidak pernah terputus. Dari 1968 sampai 1991 PRJ pernah berlangsung di Taman Monumen Nasional.
     Pekan Raya Jakarta (PRJ) digelar pertama kali di Kawasan Monas tanggal 5 Juni hingga 20 Juli tahun 1968 dan dibuka oleh Presiden Soeharto dengan melepas merpati pos. PRJ pertama ini disebut DF yang merupakan singkatan dari Djakarta Fair (Ejaan Lama). Lambar laun ejaan tersebut berubah menjadi Jakarta Fair yang kemudian lebih popular dengan sebutan Pekan Raya Jakarta.
     Idenya muncul atau digagas pertama kali oleh Syamsudin Mangan yang lebih dikenal dengan nama Haji Mangan pada saat itu menjabat sebagai Ketua KADIN (Kamar Dagang dan Industri) yang mengusulkan suatu ajang pameran besar untuk meningkatkan pemasaran produksi dalam negeri yang kala itu sedang mulai bangkit pasca G30S/1965 kepada Gubernur DKI yang dijabat oleh Ali Sadikin atau yang lebih dikenal oleh Bang Ali pada tahun 1967. Gagasan atau ide ini disambut baik oleh Pemerintah DKI, karena Pemerintah DKI juga ingin membuat suatu pameran besar yang terpusat dan berlangsung dalam waktu yang lama sebagai upaya mewujudkan keinginan Pemerintah DKI yang ingin menyatukan berbagai "pasar malam" yang ketika itu masih menyebar di sejumlah wilayah Jakarta,seperti Pasar Malam Gambir yang tiap tahun berlangsung di bekas Lapangan Ikada (kini kawasan Monas), juga merupakan inspirasi dari Pameran yang diklaim sebagai "Pameran Terbesar" ini.